comsc-2
KATEGORI N icon-pencil-edit BUAT LAPAK

TERJUAL Penyakit Autoimun terbantu dengan 4Life Transfer Factor

Penyakit Autoimun terbantu dengan 4Life Transfer Factor

Penyakit Autoimun adalah penyakit yang disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan (sistem imun) tubuh pada kulit dimana sel darah putih atau antibodi tubuh melawan jaringan tubuh sendiri atau protein ekstraselular. Sistem imun tubuh terdiri atas sel darah putih, antibodi, dan substansi lainnya yang berfungsi untuk melawan infeksi atau protein asing. Sistem imun tubuh memiliki kemampuan untuk membedakan sel tubuh sendiri dan sel asing. Namun, pada individu yang terkena penyakit autoimun, sistem imun kehilangan kemampuan untuk membedakan sel tubuh dengan sel asing sehingga sistem imun akan menyerang sel tubuh sendiri.

Mengapa Penyakit Autoimun Sulit Disembuhkan?

Sebagian besar kita pasti sudah tak asing lagi dengan istilah penyakit autoimun. Istilah yang digunakan untuk mendiagnosa jenis-jenis penyakit, seperti: Systemic Lupus Erythematosus (SLE), Rheumatoid Arthritis (RA), Sindrom Sjögren, Sindrom Churg-Strauss, Tiroiditis Hashimoto, Penyakit Graves, Diabetes Mellitus Tipe 1 (IDDM) dan Idiopathic Thrombocytopenic Purpura. Sebenarnya, terdapat lebih dari 80 jenis penyakit autoimun. Penyakit ini selalu menempatkan penderita pada kondisi kronis, melemah dan terancam jiwanya. Data menunjukkan, penyakit ini merupakan penyebab utama kematian pada perempuan di berbagai kelompok umur.

Manusia memiliki sistem imunitas atau sistem kekebalan, yang memungkinkan tubuhnya mampu melawan benda asing atau antigen, sehingga ketika sakit tubuh bisa menyembuhkan dirinya sendiri. Namun, pada penderita penyakit autoimun, yang terjadi justru sebaliknya―sistem imunitas tidak mampu melindungi tubuhnya―dan justru menyerang dirinya sendiri.

Mengapa hal ini bisa terjadi?
Penyakit Autoimun terbantu dengan 4Life Transfer Factor

Gejala Penyakit Autoimun

Gejala-gejala penyakit autoimun seperti pusing, mudah kelelahan, sering merasa kebingungan (non perasaan spesifik), demam, cepat marah dan cemas, kadang sering fluktuasi, terjadi masalah dalam lambung, atau gejala-gejala yang menunjukkan gangguan autoimmune. Penyakit Autoimun sering sekali berkolaborasi dengan penyakit lain seperti penyakit Diabetes mellitus Tipe I, Rheumatoid arthritis, Dermatomyositis, Vaskulitis, Wegener granulomatosis, dan sindrom Sjogren.

Penyakit autoimun menyerang organ yang bervariasi. Salah satu organ yang dapat diserang pada kasus autoimun adalah kulit. Penyakit autoimun pada lapisan dasar epidermis ditandai dengan kerusakan pada jaringan ikat dan formasi vesikula pada lapisan subepidermis.

Ada 80 grup Penyakit autoimmune serius pada manusia yang memberikan tanda kesakitan kronis yang menyerang pada hampir seluruh bagian tubuh manusia. Gejala-gejala yang ditimbulkan mencakup gangguan nervous, gastrointestinal, endokrin sistem, kulit dan jaringan ikat lainnya, mata, darah, dan pembuuh darah. Pada gangguan penyakit tersebut diatas, problema pokoknya adalah terjadinya gangguan sistem immune yang menyebabkan terjadinya salah arah sehingga merusak berbagai organ yang seharusnya dilindunginya.

Bagaimana Mendiagnosa Penyakit Autoimmune?

Diagnosa penyakit autoimmune didasarkan pada gejala individu yang didapatkan melalui pengamatan kondisi fisik dan hasil pemeriksaan laboratorium. Diagnose dini penyakit autoimmune sangat sulit dilakukan. Beberapa gejala dari penyakit autoimmune, seperti kecapaian, adalah tidak spesifik. Test laboratorium mungkin sangat membantu, tetapi seringkali tidak mencukupi didalam mengkonfirmasi suatu diagnostik. Jika individu menderita gejala semacam sakit persendian dan hasil laboratorium positif tetapi non spesifik, maka penderita tersebut akan didignose dengan nama yang membingunggkan (undifferentiated) sebagai awal atau tidak terbedakan sebagai penyakit jaringan ikat (connective tissue disease) (NIH, 1998).

Apa Contoh Penyakit Autoimmune itu ?

1. Rheumatoid Arthritis

Pada penderita rheumatoid arthritis, sistem kekebalan secara significant melakukan taget kerusakan di daerah liningsynovium yang membungkus persendian. Peradangan bagian sinovium ini biasanya simetris (kejadiannya sama sebangun dari kedua organ tubuh), menyebabkan sakit, bengkak, dan kaku pada persendian. Penyakit rheumatoid arthritis dibedakan dari osteoarthritis yang lebih umum ditemukan kasusnya disertai arthiris “wear-and-tear” degenerative. Akhir-akhir ini fokus therapi dilakukan dengan mengurangi peradangan dari persendian dengan menggunakan obat-obat anti peradangan atau immunosuppressive. Kadang-kadang sistem immune juga merusak paru, pembuluh darah atau mata. Jarang muncul pasien yang memiliki gejala penyakit autoimmune lainnya, seperti peradangan Sjogren’s, gatal dan bersisik. Pada beberapa kasus pengobatan oral sering dilakukan (NIH, 1998 ; Roitt, 1991).

2. Multiple Sclerosis


Multiple sclerosis adalah penyakit dimana sistem immune merusak jaringan ssyaraf dari sistem syaraf pusat. Umumnya, kerusakan pada sistem syaraf pusat terjadi intermitten, sehingga memungkinkan penderita dapat melakukan aktivitas kehidupan normal. Pada kejadian yang ekstrem, gejalanya tampak permanen sehingga penderita akan mengalami kebutaan, kelumpuhan, dan kematian premature. Beberapa terapi dengan menggunakan obat semacam beta interferon sangat membantu bagi penderita dengan gejala intermitten (NIH,1998).
Transfer Factor Trifactor Formula terbaik untuk penyakit autoimun

Penyakit Autoimun terbantu dengan 4Life Transfer Factor

Manfaat Transfer Factor Trifactor Formula (Advance)

> Transfer factor advance membantu menyeimbangkan sistem imun para penderita penyakit-penyakit autoimun. Sistem imun para penderita autoimun terlalu aktif, tranfer factor mampu menenangkan sistem imun tersebut untuk tidak menyerang sel-sel yang sehat dalam tubuh.

> Berpotensi mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur, parasit, bakteri & sebagainya. Informasi yang terkandung di dalam Transfer factor advance merangsang tentara-tentara sistem imum untuk menyerang segala musuh-musuhnya : kuman, virus, jamur, parasit, bakteri, sel-sel rusak dan sel kanker.

> Transfer factor advance mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer dan daya tahan tubuh terbaik hingga 283%

> Satu botol transfer factor isi 60 kapsul.

> Memberi dukungan untuk meningkatkan energi kesehatan.

> Mendidik & menenangkan sistem imun

Penyakit autoimun adalah kegagalan fungsi sistem kekebalan tubuh yang membuat badan menyerang jaringannya sendiri. Penyakit-penyakit autoimun seperti asma, alergi, diabetes tipe 1, maag, vertigo, sinusitis, asam urat, rematik, lupus, penyakit kulit, osteoarthritis, psoriasis dan sebagainya.

KOMPOSISI

Transfer Factor E-XF (intisari dari transfer factor yang telah dipatenkan dan komponen-komponen alam dari kolostrum sapi dan kuning telur), dan NanoFactor (intisari nano-disaring dari kolostrum sapi).

Kenapa transfer factor trifactor bersifat Unik dan Unggul ?

> Transfer Factor E-XF: Transfer factor adalah molekul yang ditemukan dalam tubuh mamalia dan unggas. Transfer factor memberikan kecerdasan kekebalan tubuh dan meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam mengenali, merespon, dan mengingat para penyerbu yang mengancam kesehatan Transfer Factor E-XF ™ adalah seri lanjutan dari 4Life transfer factor campuran. Melalui proses paten eksklusif untuk 4Life, transfer factor dari kolostrum sapi dan kuning telur ayam dikombinasikan untuk menghasilkan kekebalan yang sinergis & peningkatan dukungan.

> NanoFactor ™ ekstrak: Nano fractions adalah molekul low-weight yang ditemukan di sistem kekebalan tubuh mamalia dan unggas tertentu. Mereka memiliki intuisi alami dan fungsi sebagai bagian dari kompleks "komando dan kontrol" jaringan sistem kekebalan tubuh. NanoFactor adalah 4Life's patent-pending nanofractions ekstrak dari kolostrum sapi. NanoFactor membantu sel kekebalan mengetahui kapan harus bertindak, bagaimana harus bertindak, dan kapan harus beristirahat.

> 4Life Transfer Factor Tri-Factor Formula menyatukan kecerdasan 4Life Transfer Factor dan intuisi NanoFactor, untuk mengatur, meningkatkan, dan menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh ... sesuai dengan apa yang dibutuhkan tubuh Anda.

> Scientifically Studied: 4Life Transfer Factor Tri-Factor Formula 4Life dikembangkan oleh para peneliti dan ilmuwan dalam upaya untuk memaksimalkan dukungan sistem kekebalan tubuh

PENYAKIT Apa Saja Yang Membutuhkan TRANSFER FACTOR TRIFACTOR FORMULA

Alergi, Alzheimer, Ambeien / Wasir, Arthritis, Asam Urat, Ashma, Authisme, Batuk, Bronchitis,Ginjal. Campak, Cysta pada wanita, Darah Tinggi / Rendah, Demam Berdarah, Demam / Flu, Diabetes Type1, Diabetes Type2, Eksim.

Flu Burung, Hepatitis, Herpes, HIV, AIDS, Infeksi Liver, Infeksi Mata, Infeksi Paru-paru, infeksi usus,infeksi virus, Jerawat, Kanker, Tumor, Leukimia, Lupus, Maag, Menopause,Migrain,Multiple Sclerosis, Myom, Neurogical Disease, Nyeri Badan / Otot.

Obesitas / kegemukan, Parasitic Disease, Parkinson, Penyakit Jantung, Prostat, Psoriasis, Rematik, Sakit kulit, SARS, Sinusitis,Step,Stroke, TBC, Thyroid, Varises, Vertigo

Berapa Dosis yang Harus diKonsumsi?

> Untuk pencegahan dapat mengkonsumsi sesuai dosis botol yaitu 1-2 kapsul per hari.

> Untuk pengobatan dapat menggunakan 2 atau 3 kali dosis botol.

> Aman dikonsumsi segala usia & tanpa efek samping

> Untuk Penyakit Tertentu Konsumsi Transfer Factor Trifactor Formula memberikan hasil yang optimal jika dikombinasikan dengan produk lain.


Untuk Konsultasi Produk dan penggunaannya,
Hubungi :
Ari 08127731800

Harga Paket - Jauh Lebih Hemat

Untuk Anda yang ingin mencoba Transfer Factor, Kami memberikan harga yang terjangkau.

Kami melayani pembelian eceran / ketengan per kapsul. minimal dengan pembelian 10 kapsul dengan harga yang terjangkau.


Harga Paket :
Penyakit Autoimun terbantu dengan 4Life Transfer Factor

Penyakit Autoimun terbantu dengan 4Life Transfer Factor

Untuk Pemesanan, Konsultasi Produk dan penggunaannya,
Hubungi :
Ari 08127731800
Info yang bermanfaat