alexa-tracking
KATEGORI N icon-pencil-edit BUAT LAPAK

TERJUAL Tanaman Gaharu dan Fusarium (okulan)

Tanaman Gaharu dan Fusarium (okulan)

Analisis Bisnis Kayu Gaharu sangat Menguntungkan
 Tanaman Gaharu dan Fusarium (okulan)
Indonesia merupakan salah satu Negara penghasil Gaharu terbesar di dunia, namun saat ini potensinya menurun, bahkan gaharu sudah menjadi jenis yang langka ditemukan. Berikut ini dijabarkan tentang analisis bisnis penanaman Gaharu, prospek usah, kegunaan dan cara memproduksi secara cepat.

Beberapa jenis pohon penghasil gaharu sebagian besar termasuk dalam famili Themeleaceae, terutama dari genus Aquilaria dan Gyrinops, yang dapat menghasilkan gubal gaharu dengan kualitas terbaik (harga tinggi).

Kayu Gaharu memiliki suatu kandungan resin atau damar wangi yang mengeluarkan aroma dengan keharuman yang khas. Dari aromanya itu yang sangat popular bahkan sangat disukai oleh masyarakat negara-negara di Timur Tengah, Saudi Arabia, Uni Emirat, Yaman, Oman, daratan Cina, Korea, dan Jepang sehingga dibutuhkan sebagai bahan baku industri parfum, obat-obatan, kosmetika, dupa, dan pengawet berbagai jenis asesoris serta untuk keperluan kegiatan keagamaan, gaharu sudah lama diakrabi bagi pemeluk agama Budha, dan Hindu.

Pemanenan tanaman gaharu dari alam secara tradisional di Indonesia (Kalimantan dan Sumatera), akan menjamin kelestarian pohon induknya, jika hanya mengambil bagian pohon yang ada gaharunya saja tanpa harus menebang pohonnya. Pemanenan Gaharu sebaiknya dari pohon-pohon penghasil gaharu yang mempunyai diameter di atas 20 cm.

Gaharu sendiri, sejatinya secara alamiah dihasilkan tanaman sebagai respon dari masuknya mikroba yang masuk ke dalam jaringan yang terluka. Luka pada tanaman berkayu dapat disebabkan secara alami karena adanya cabang dahan yang patah atau kulit terkelupas, maupun secara sengaja dengan pengeboran dan penggergajian.

Menginfeksinya mikroba ke dalam jaringan tanaman dianggap sebagai benda asing sehingga sel tanaman akan menghasilkan suatu senyawa fitoaleksin yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyakit atau patogen. Senyawa fitoaleksin tersebut dapat berupa resin berwarna coklat dan beraroma harum, serta menumpuk pada pembuluh xilem dan floem untuk mencegah meluasnya luka ke jaringan lain.

walaupun untuk sekarang, agak susah untuk mendapatkan sejumlah besar gaharu yang berkualitas baik tanpa campur tangan manusia. Sebab jumlah gaharu semakin langka saja, terutama oleh penebangan yang dilakukan secara serampangan. Banyak pemburu getah gaharu yang membabat habis pohon tersebut tanpa ada kesadaran untuk menanam kembali. Sehingga jumlah yang berkualitas baik, biasanya berwarna hitam, menjadi sulit di dapat.

kini telah pula ditemukan metode teknik produksi gaharu buatan yang tak kalah dengan yang alami. Dengan memanfaatkan metode teknik produksi gaharu buatan ini, kita bisa memanen gaharu dalam tempo lebih cepat. Yakni sekitar satu hingga dua tahun, gaharu sudah bisa dipanen. Sementara dengan cara alamiah, baru bisa dipanen setelah tiga tahun.

Solusi yang sederhana memproduksi gaharu berkualitas baik ini, bisa dicontek dari Miran. Warga Desa Langkang, Pulau Laut Timur yang telah membudidayakan gaharu ini berbagi tips. Menurutnya untuk menanam pohon gaharu dan menghasilkan getah yang banyak diperlukan perawatan khusus. Pada saat pohon gaharu berumur tententu, itu perlu disuntik dengan obat pemuncul getah. Dimana setiap pohon perlu disuntik dengan satu ampul obat pemuncul getah seharga Rp 700 ribu per ampul.

ANALISA BISNIS BUDIDAYA GAHARU

Analisa biaya dan keuntungan dari budidaya pohon penghasil gaharu, pada luasan tanah 10.000 m2 , jangka waktu 8 tahun. Dengan jarak tanam 2,5m X 3m luas tanah cukup ideal ditanami gaharu sebanyak 1.000 batang. Berikut ini adalah perincian biaya dan keuntungan dari budidaya pohon penghasil Gaharu :

1. BIAYA

Biaya sendiri kita bedakan menjadi 3 yaitu: biaya tahap 1 (pengadaan bibit,penanaman dan perawatan di tahun pertama), biaya tahap 2 (perawatan tanaman pada tahun ke-2 sampai tahun ke-7), dan biaya tahap 3 (inokulasi dan perawatan pasca inokulasi tahun ke-3 sampai tahun ke-5).


A. BIAYA TAHAP 1:

- Pembelian Bibit 1.000 btng @ Rp.7.000 = Rp.7.000.000
- Persiapan Lahan = Rp.1.500.000
- Pupuk Kandang 1.000kg @ Rp.1.000 = Rp. 1.000.000
- Pestisida,herbisida dan fungisida Rp.65.000 x 6 liter = Rp. 390.000
- Pupuk cair organic bio active Rp.65.000 x 6 liter = Rp. 390.000
- Tenaga Penanaman 1.000 pohon x Rp.5.000/pohon =Rp .5.000.000,-
- Tenaga Perawatan tahun pertama = Rp.1.200.000

JUMLAH = Rp. 16.480.000,-


B. BIAYA TAHAP 2:

- Biaya pemupukan per 6 bulan sekali selama 5 tahun ( 60 liter x Rp.65.000/liter) =Rp. 3.900.000,-
- Pestisida,herbisida dan fungisida Rp.65.000 x 20 liter = Rp. 1.300.000
- Tenaga perawatan dan pemupukan Rp.250.000,-/bulan x 48 bulan = Rp.12.000.000,-
- Biaya operasional = Rp. 5.000.000

JUMLAH =Rp. 22.200.000



C. BIAYA TAHAP 3:

- Pembelian serum 200 liter @Rp.1.200.000 = Rp.240.000.000,-
- tenaga inokulan = Rp. 2.500.000
- tenaga perawatan = Rp. 2.500.000
- tenaga panen = Rp. 5.500.000
- lilin inokulan = Rp. 1.500.000

JUMLAH = Rp.252.000.000,-

JUMLAH A+B+C = RP. 290.680.000,-

Jumlah Biaya akan jauh lebih hemat bila kita menanam sendiri.


2. PENERIMAAN

Dengan asumsi bahwa tingkat keberhasilan inokulasi adalah 75% saja, dari 1.000 batang tanaman cuma menghasilkan 750 batang pohon saja yang bisa dipanen. Satu batang pohon gaharu dengan masa inokulasi 3 tahun menghasilkan rata-rata 1 kg gubal, 10 kg kemedangan, dan 15 kg abu. Sehingga total yang dihasilkan dari 750 batang adalah 750 kg gubal, 7.500 kg kemedangan, dan 11.250 kg abu.


A. GUBAL 750 KG @ RP.4.000.000,- = RP.3.000.000.000,-

B. KEMEDANGAN 7.500 KG @ RP.500.000 = RP.3.750.000.000,-

C. ABU 11.250 KG @ RP.50.000 = RP. 562.500.000,-


JUMLAH = RP.7.312.500.000,-
Jumlah penerimaan diatas kami ambil dari data harga jual gaharu yang paling rendah. Jumlah penerimaan diatas kami ambil dari data harga jual gaharu yang paling rendah,sedangkan gubal kualitas super harga bisa mencapai Rp.25.000.000/Kg .




3. KEUNTUNGAN
PENERIMAAN – BIAYA = RP.7.312.500.000,- – RP. 290.680.000,- = RP.7.021.820.000,-

jadi di rata-rata perpohon = RP.7.021.820.000,- : 750 pohon = Rp.9.362.426,-/pohon
Hasil panen minimal perpohon jika di bulatkan menjadi Rp.9.000.000,-/pohon sehingga bagi hasil panen untuk investor/pemilik pohon 60% maka Rp.5.400.000,-/pohon dan untuk pengelola 40% maka Rp.3.600.000,-/pohon

kami menawarkan investasi bagi hasil untuk lokasi kebun di sekitar sumatera selatan.
 Tanaman Gaharu dan Fusarium (okulan)

Pengelompokan Gaharu :
1. Abu gaharu: Super, kemedangan A, Kacang, kemedangan TGC;
2. Kemedangan A, B, C, TGC , (BC), Kemedangan Putih,Teri Kacang (terapung); dan
3. Gubal gaharu terdiri dari: Double Super, Super A, Super B, Kacang, Teri A, Teri B, dan dan Sabah (tenggelam).

Manfaat gaharu sampai saat ini :
1. Aktivitas Kebudayaan – Islam, Budha, Hindu
2. Perayaan Keagamaan – Kebanyakan di Negara Islam dan Arab
3. Wangi Parfum – Wanginya Tahan Lama Banyak Diminati di Negara Eropa Seperti Daerah Yves Saint Laurent, Zeenat dan Amourage
4. Aroma Terapi – Menyegarkan Tubuh, Perayaan dan Undangan
5. Obat & Kesehatan – Biasa Digunakan di Pengobatan Tradisional Khususnya Dinegara China dan Jepang
6. Koleksi Pribadi – Untuk Ruangan Besar Khusus Eksklusif
7. Kecantikan – Sabun, Shampo Yang Harum Semerbak
Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Nabi Mohammad SAW bersabda: Obatilah dengan menggunakan Oudh (gaharu) kerana didalamnya terdapat tujuh kebaikan. Minyak gaharu juga memang terkenal sebagai antara ekstrak minyak paling mahal didunia hingga mencapai $20,000 dolar Amerika satu kilogram. Kegunaan perobatan maupun upacara kebesaran dalam Ayurvedik, Sufi, Cina, Tibet, Arab dan Yunani banyak menggunakan bahan daripada gaharu untuk tujuan yang sama.

• Meningkatkan fungsi seksual dan merawat masalah yang berkaitan
• Melegakan dan merawat sistem pernafasan – bagi penderita lelah, letih dan batuk dan kronik
• Merawat kanker tumor dan kanker paru-paru
• Melegakan insomnia (susah tidur) dan tidur yang kurang pulas
• Mengontrol kandungan gula dalam darah bagi penderita diabetes
• Merawat sistem limfa – sistem pertahanan badan
• Mengawal dan menstabilkan tekanan darah tinggi
• Mengurangi masalah sembelit, angin, cirit-birit dan IBS (perut sensitif)
• Merawat masalah Ginjal
• Tonik untuk menguatkan fungsi jantung
• Merawat penyakit hati

Harga Kayu Gaharu
• kayu Gaharu super Rp 55.000.000 per kilogram,
• kayu gaharu kelas II berkisar Rp 15.000.000-Rp 2.000.000 per kilogram,
• kayu gaharu Teri Hitam Rp 1,500.000,
• kayu Gaharu Teri Putih Rp 25.000 per kilogram

Minyak gaharu umumnya disuling dari gaharu kelas rendah (kemedangan) memiliki harga mulai dari Rp 50.000-100.000/ml. Harga bibit tanaman Rp 10.000,./bibit

Mempercepat Produksi Gaharu
Gaharu mati setelah setahun disuntik cendawan. Ia memang tak bersalah, tapi terpaksa disakiti agar gubal yang harum segera muncul. Batang gaharu Aquilaria malaccensis berumur minimal 5 tahun dibor secara spiral. Artinya, setiap ujung bidang gergaji pertama akan bersambungan dengan bidang gergaji kedua. Begitu selanjutnya. Bidang gergajian itulah yang diberi cendawan.
Setahun pasca penyuntikkan gubal sudah dapat dituai. Teknik sebelumnya, antar bidang gergaji tidak saling berhubungan. Interval antar bidang sekitar 10 cm dan perlu 2-3 tahun menuai gubal.

Modifikasi teknologi pemberian cendawan itu dikembangkan oleh Drs Yana Sumarna MSi, periset Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam, Bogor. Ia memberikan cendawan Fusarium spp pada setiap batang gaharu. Setahun berselang, ia bisa memanen 10 kg gubal gaharu dari pohon umur 6 tahun. Cara ini lebih efektif dibandingkan teknik lama lantaran teknik spiral mampu menahan pohon tetap berdiri kokoh walau ditiup angin kencang. Siapkan alat yang diperlukan: bor kayu dengan mata bor berdiameter 13 mm untuk melubangi batang, gergaji, spidol sebagai penanda tempat pelubangan, alat ukur, kapas, spatula, pinset, alkohol 70%, lilin lunak dan bibit gubal berupa cendawan.

untuk pembelian bibit tanaman dan okulan
khusus area jawa & sumatera harga bisa nego tergantung lokasi.

hubi : 089686969191/081373474743
 Tanaman Gaharu dan Fusarium (okulan)
emoticon-Sundul Gan (S)

kami menerima kerjasama untuk penyuntikan pohon gaharu dengan sistem bagi hasil.

Tanaman gaharu

Hubi WA : 089686969191