alexa-tracking
KATEGORI N icon-pencil-edit BUAT LAPAK
emoticon-Sundul Gan (S) happy sunday gan emoticon-Sundul Gan (S)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
Perusahaan tambang milik Sandiaga Uno, Boy Thohir, dan Soeryadjaya, PT Merdeka Copper Gold Tbk direncanakan akan melantai di bursa saham pada 12 Juni 2015. Tambang emas di Banyuwangi, Jawa Timur ini diklaim merupakan terbesar kedua setelah tambang emas Freeport Indonesia di Papua.

Seperti diungkapkan, Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk Adi Ardiansyah Sjoekri, perusahaan tambang ini merupakan terbesar kedua setelah PT Freeport Indonesia, di Papua.

"Dalam skala nasional, kami adalah tambang kedua terbesar setelah Freeport, ini tambang yang punya SDM dan cadangan yang sangat besar," katanya di acara Due Diligence Meeting and Public Expose Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (12/5/2015).

Lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) dua anak usaha Merdeka Copper Gold yaitu PT Bumi Suksesindo (BSI) dan PT Damai Suksesindo (DSI) terletak di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, dengan IUP BSI seluas 4.998 hektar dan dengan IUP DSI seluas 6.623 hektar. Lokasinya berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Meru Betiri.

Cadangan mineral yang ada di tambang milik Merdeka Copper Gold berupa emas, perak, dan tembaga yang berada di Proyek Tujuh Bukit, Banyuwangi, Jawa Timur.

Adi menjelaskan, lokasi tambang terletak di selatan kota Banyuwangi ditempuh 9 jam dari Surabaya dan 7 jam dari Denpasar atau Bali, atau dengan penerbangan dari Surabaya atau Bali ke Banyuwangi 1-1,5 jam.

Walau belum berproduksi, Merdeka Copper Gold akan melepas sahamnya kepada publik sebesar 21,7% atau sebanyak-banyaknya 874.363.644 saham baru. Perseroan menawarkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dengan harga Rp 1.800-Rp 2.100 per saham dengan target perolehan dana mencapai sekitar Rp 1,5 triliun hingga Rp 1,8 triliun.

emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
Quote:
For more information please contact :

Nick emoticon-Angkat Beer

HP / Whatsapp : 0878 8219 8829
PIN BB : 7E6BF337
Email : nick@dwsec-id.com
nick.daewoo@gmail.com

Head Office:
Equity Tower 50th Floor, SCBD Lot 9
Jl. Jend Sudirman kav 52-53 Jakarta 12190


Gallery office:
PT. KDB Daewoo Securities
Jl. Pluit Sakti Raya no 31A. Pluit
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
Quote:
For more information please contact :

Nick emoticon-Angkat Beer

HP / Whatsapp : 0878 8219 8829
PIN BB : 7E6BF337
Email : nick@dwsec-id.com
nick.daewoo@gmail.com

Head Office:
Equity Tower 50th Floor, SCBD Lot 9
Jl. Jend Sudirman kav 52-53 Jakarta 12190


Gallery office:
PT. KDB Daewoo Securities
Jl. Pluit Sakti Raya no 31A. Pluit
INILAHCOM, Jakarta Pada sesi pertama perdagangan Jumat (15/5/2015), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 28,272 poin (0,54%) ke angka 5.217,861.

Sepanjang perdagangan sesi pertama, indeks mencapai level tertingginya di 5.264 atau menguat 18,795 poin dan mencapai level terendahnya 5.216,340 atau turun 29,793 poin.

Sebanyak 132 saham menguat, 125 saham turun, 87 saham stagnan, dan 208 saham tidak ditransaksikan.
Market Review 18 Mei 2015Neraca pembayaran 1Q15 tercatat surplus USD 1.3 miliar. Current Account Deficit (CAD) 1Q15 tercatat hanya -1.8% GDP, membaik dari 4Q14 yang tercatat -2.6%. Penguatan tersebut akan mendorong penguatan Rupiah dan tentunya memberikan ruang bagi Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga pada minggu ini.Perlu diperhatikan, arus masuk investasi langsung pada 1Q15 hanya sebesar USD 5.3 miliar, turun dari USD 5.9 miliar pada 4Q14. Di sisi lain, arus keluar investasi langsung meningkat dari USD 2.9 miliar menjadi USD 3.0 miliar. Menariknya, PMA tercatat naik untuk sektor pertanian, perikanan, manufaktur dan pertambangan. Sementara itu, bursa saham Amerika ditutup flat. SP500 + 1.6 poin, Dow + 20 poin. Data ekonomi yang mix: consumer sentiment turun ke level 88.6, terendah dalam 7 bulan. Produksi industri juga turun 0.3% pada April 2015. Data Empire Manufacturing juga berada di bawah ekspektasi yaitu 3.09. IHSG masih berpeluang untuk naik karena positifnya data ekonomi pada hari Jumat.
DISCLAIMER ON
BERITA EMITEN :
WSKT : Waskita targetkan kontrak-kontrak besar tahun ini
PT Waskita Karya Tbk (WSKT) berhasil mendapatkan kontrak baru. Sekretaris perusahaan Waskita, Antonius Yulinto Nugroho mengatakan, hingga Mei 2015, WSKT telah mendapatkan kontrak baru mencapai Rp 4,1 triliun.
Kontrak baru tersebut meningkat sebesar Rp 1,3 triliun dari pencapaian perseroan di kuartal I 2015 yang tercatat Rp 2,8 triliun. Kontrak baru tersebut terdiri dari Rp 1,8 triliun berasal dari proyek swasta. Sementara proyek pemerintah menyumbang kontribusi Rp 1,5 triliun atau 37% total nilai kontrak baruhingga pertengahan Mei. Sisanya 18% atau senilai Rp 730 miliar berasal dari proyek BUMN.
Nilai kontrak baru dari pemerintah merupakan nilai kontrak dari beberapa proyek yang tengah dikerjakan, seperti proyek museum nasional lanjutan, proyek gedung arsip BPK, proyek peningkatan jalan, proyek gedung pemkot Pekanbaru, proyek gedung RSUD dr. Moch. Ansari Saleh di Kalimantan, proyek gedung sentra diagnostik RSUD Ullin Banjarmasin.(Kontan)
--------------------
PTPP : Kontrak baru PTPP sudah mencapai Rp 9 triliun
Tertundanya berbagai proyek konstruksi pemerintah tidak menghalangi PT Pembangunan Perumahan (PTPP) untuk mendapatkan kontrak baru.
Sekretaris perusahaan PTPP, Taufik Hidayat mengatakan hingga pertengahan Mei 2015, kontrak baru PTPP nilainya telah mencapai Rp 9 triliun. Angka tersebut naik Rp 2,3 triliun dibanding kuartal I 2015 kemarin yang sebesar Rp 6,7 triliun.
Menurut Taufik, kontrak yang diperoleh PTPP hingga pertengahan Mei 2015 tersebut mayoritas masih berasal dari proyek-proyek swasta. Saat ini proyek swasta menyumbang sebesar 85% atau mencapai Rp 7,65 triliun terhadap perolehan nilai kontrak baru perseroan. Sedangkan sisanya sebesar 15% atau senilai dengan Rp 1,35 triliun merupakan proyek pemerintah dan BUMN.(Kontan)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
BERITA EMITEN :
PTPP : PT PP Bidik Mega Proyek Rp21 Triliun
Emiten konstruksi milik negara, PT PP Tbk (PTPP), sedang mengincar empat proyek pembangkit listrik (independent power producer/IPP) di Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera, dengan total nilai investasi mencapai Rp21 triliun.
Direktur Keuangan PT PP, Tumiyana, mengatakan pihaknya akan memegang porsi kepemilikan saham pada proyek tersebut berkisar 20%-45%.
“Kami sedang incar proyek pembangkit di empat titik. Total investasi pembangkit dengan daya 200 megawatt per lokasinya berkisar 3 triliun,” kata Tumiyana, usai paparan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Kamis, 21 Mei 2015.
Keempat proyek ini berlokasi di Aceh, Pekan Baru, dan Kalimantan Barat dengan kapasitas masing-masing sekitar 2×100 megawatt. Satu proyek lagi berlokasi di wilayah Sumatera, namun belum bisa disebutkan lokasinya. Kapasitasnya diperkirakan mencapai 800 megawatt.
Apabila investasi tiga proyek pembangkit berkapasitas 2×100 megawatt mencapai Rp3 triliun, artinya total investasi berkisar Rp9 triliun. Jika dihitung dengan satu proyek berkapasitas 800 megawatt, total investasi keseluruhan proyek dapat mencapai Rp21 triliun.
Untuk mendanai proyek tersebut kata Tumiya, perseroan akan menggunakan skema project financing sebagai salah satu opsi sumber pendanaan. Sekadar informasi, perseroan mengalokasikan belanja modal Rp1,8 triliun pada tahun ini.
Alokasi belanja modal akan digunakan untuk membeli lahan (Rp800 miliar) dan pengembangan bisnis hotel Rp1 triliun, namun ditunda. Sedangkan belanja modal untuk proyek IPP tahun ini dialokasikan Rp300 miliar.
Perseroan juga masih memiliki saldo dari dana penawaran saham perdana/initial public offering (IPO) anak usaha,(infobank)
------------
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
Nilai tukar rupiah sedikit menguat. Kurs referensi Jakarta Interbank Spor Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) menunjukkan, hari ini rupiah ada di level 13.205 per dollar AS.
Nilai tersebut menunjukkan bahwa kurs rupiah menguat 0,18% dari hari sebelumnya yang dilevel 13.229 per dollar AS. Sementara itu di pasar spot, data Bloomberg menunjukkan adanya pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Rupiah melemah 0,24% dari sebelumnya, Rabu (27/5) yang di level 13.189 per dollar AS menjadi 13.221 per dollar AS.
Kemarin, kinerja rupiah versus dollar Amerika Serikat (AS) terbantu intervensi Bank Indonesia (BI). Di pasar spot Rabu (27/5), rupiah menguat 0,23% dibandingkan hari sebelumnya menjadi Rp 13.189. Sayang, kurs tengah rupiah BI melemah 0,28% ke Rp 13.229.
Sejumlah analis pun memperkirakan, tekanan rupiah akan berkurang jika BI kembali melakukan intervensi.
Putu Agus Pransuamitra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures bilang hari ini rupiah menguat terbatas karena dollar AS sudah jenuh karena reli sejak akhir pekan lalu.
Sementara Trian Fatria, Research and Analyst Divisi Tresuri Bank BNI mengatakan, menjelang Rabu sore, Bank Indonesia melakukan intervensi. "Kondisi ini membalikkan posisi rupiah sehingga ditutup menguat," ujar Trian.
Trian sebelumnya memperkirakan, rupiah Kamis (28/5) ini masih rentan terkoreksi. Daya rupiah tak cukup mengalahkan dollar AS jika tanpa intervensi dari BI. Apalagi permintaan dollar AS menjelang Ramadan tinggi untuk membayar impor bahan baku.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- KONTAN
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
Rupiah berpotensi untuk menguat hari ini

JAKARTA. Rupiah berpeluang menguat Senin (1/6). Di pasar spot Jumat (28/5), rupiah minus 0,01% ke Rp 13.211 per dollar AS. Di kurs tengah Bank Indonesia, rupiah minus 0,04% jadi Rp 13.211.
Trian Fathria, Research and Analyst Divisi Treasury PT Bank Negara Indonesia menilai, rupiah gagal memanfaatkan momentum kenaikan klaim pengangguran AS. “Sebab, permintaan dollar di dalam negeri tinggi,” ujarnya.
Selain itu, data awal GDP AS kuartal I-2015 yang dirilis Jumat (29/5) tercatat minus 0,7%, lebih rendah dari kuartal sebelumnya yaitu 0,2%. Hari ini, Trian memprediksi rupiah menguat terbatas. Maklum, inflasi Mei 2015 yang dirilis hari ini diperkirakan naik.
Putu Agus Pransuamitra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures memprediksi, “Rupiah akan bergerak di kisaran 13.150 hingga 13.300". Adapun Trian memprediksi rupiah bergulir di 13.175–13.225.