alexa-tracking
KATEGORI N icon-pencil-edit BUAT LAPAK
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
Daewoo Indonesia
Embun Pagi

AMRT: 1Q seasonal weakness

Sumber Alfaria Trijaya (AMRT) mencatatkan kenaikan penjualan kuartal pertama (KI)-2015 sebesar 12,6% YoY, dan menghasilkan kenaikan laba kotor sebesar 20% YoY menjadi Rp1,9tr. Dengan demikian, marjin laba kotor meningkat sedikit menjadi 19,2% di KI-2015 dibandingkan 18,2% di KI-2014. Pada tingkat operasional, AMRT mencatatkan kenaikan biaya operasional sebesar 21,3% dan menghasilkan laba operasi sebesar Rp103,6miliar, sehingga tetap mempertahankan marjin operasi dengan stabil pada 1,0% di KI-2015.


Namun, peningkatan biaya bunga sebesar 54,1% YoY menjadi Rp145,0miliar akhirnya menempatkan posisi kinerja AMRT pada KI-2015 pada rugi bersih Rp38,6miliar. Posisi rugi ini bukan yang pertama kali sejak perseroan mencatatkan saham pada Januari 2009. KI-2009, KI-2010, dan KI-2011 merupakan periode dimana terjadi rugi yang pada KI yang kemudian berpacu untuk mencatatkan keuntungan setahun penuh (lihat Grafik di bawah). Selama periode 2010-2014, pendapatan, laba kotor, dan laba bersih telah bertumbuh sebesar CAGR, masing-masing, 28%, 32,9%, dan 22,3%. Di KI, penjualan makan dan minuman jadi rentan menurun setelah periode perayaan pada bulan Desember, menurut pandangan kami.


Untuk KI-2015, total penjualan eceran makanan dan minuman jadi pada pusat distribusi (pasar moderen dan tradisional), menurun sebesar 10,7% YoY, dengan pasar moderen (minimarket, super, dan hypermarket) menjadi 10,8% YoY, turun dari 16,5% YoY. Selama KI-2015, menurut pandangan kami, konsumen menahan pembelian sebagai sikap berhati-hati, walaupun upah minimum regional meningkat rata-rata sebesar 12,5% tahun ini. Seperti dalam laporan sektor konsumen kami “Not as bad as it seem” (tanggal 20/05/15), kami percaya konsumsi swasta akan membaik sepanjang sisa tahun ini. Dalam jumlah gerai, AMRT memiliki 46% pangsa pasar, dengan PT Indomarco Prismatama 48%, pada akhir 2014. AMRT akan terus mengkapitalisasi pertumbuhan dari luar Jawa, yang mana kontribusi telah meningkat menjadi 17,3% tahun lalu vs. 5% di 2009.
IHSG diperkirakan rawan terkoreksi lanjutan dibayangi dengan tren pelemahan lanjutan rupiah atas dollar AS.

IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5.030 dan resisten di 5.110. Saham yang direkomendasikan adalah BBCA, BMRI, BBNI, PTPP, CTRA dan SMRA. (kompasBisnis)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)

mau dong bro gmn caranya
We are downgrading our country rating to Underweight (from Neutral) and our JCI year-end target to 4,500 (from 5,450), on three reasons : economy is slowing down more deeply than expected, earnings performance do not justify current valuation and global factors bring additional downside risks.
Falling short – many economists still expect Indonesian economy to rebound in 2H15 thanks to bigger government spending and infrastructure projects’ starting up. However both state- and private-sector-funding for infrastructure development are likely to fall short of expectation. Consumer purchasing power, in addition, may also suffer from rising oil price, falling income in plantation and mining communities and higher inflation. It would be difficult for the economy to grow by 5% or more if these two factors disappoint in our view.
Subpar earnings performance – would eventually show current valuation level as unsustainable. Throughout 2014 the number of companies posting lower earnings than consensus forecasts had been consistently higher than those who beat them. This gap widens substantially in 1Q15, with risks of more to come.
Global factors may bring additional down-side. While we believe the Federal Fund Rate is not likely to start rising until 2016, nonetheless it is likely that another wave of fear of the hike would engulf emerging market currencies and equity valuation later this year.
Mansek Top Picks concentrate on firms that are earning their revenues in USD (SOCI, SRIL, LSIP, AALI), turn-around or special situation (BJBR, PWON) and defensive theme (TLKM, SMRA, ULTJ)
"I can calculate the motion of heavenly bodies, but not the madness of people." - Isaac Newton
IHSG kembali menghijau. Silakan bagi yang kemarin sudah BUY hari ini bisa profit taking emoticon-Big Grin
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
:emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
Open stock trading account at KDB Daewoo Securities (formerly known as eTrading)
- transaction fee 0,15% (buy) & 0,25% (sell)*
- minimum deposit 10 million Rupiahs
- advance yet simple trading indicator
- suitable system for long term investor or daily trader
- free daily stock recommendations, stock news, etc
- best of all, NO MONTHLY / ADMIN FEE
*higher deposit, lower transaftion fee smile emoticon
for more info :
HP / WA : 0878 8219 8829 emoticon-Sundul Gan (S)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
IHSG Diprediksi Konsolidatif dan Coba Menanjak
Kompas : 17Juni 2015

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan bergerak variatif mencoba kembali menanjak, Rabu (17/6/2015). Sentimen eksternal dapat mendorong pemodal melanjutkan aksi beli selektif.

Indeks Dow Jones ditutup di level 17.904,48 atau menguat 113,31(0,64 persen). Hal ini sebagai respon positif mengenai jelang pengumuman kebijakan Federal Reserve (The Fed) tentang kapan kenaikan suku bunga.

Indeks negara-negara berkembang, Indeks EIDO, ditutup di level 23,58 atau menguat 0,40 point (1,73 persen). dapun IHSG kemarin sore ditutup kembali naik di 4.872,59, naik 34,80 poin (0,72 persen). Indeks LQ-45 ditutup naik di 834,31, naik 9,20 poin (1,12 persen).

IHSG mencoba untuk untuk memberikan perlawanan dengan mencapai tingkat tertingginya di 4.892, namun gagal dan kembali ditutup di bawah 4.880. Walaupun tekanan jual sudah mulai berkurang, khususnya pada sektor keuangan, namun Riset Mandiri Sekuritas melihat ini hanya bersifat sementara saja karena pasar masih berada dalam tren turun (bearish).

Pergerakan IHSG hari ini diestimasi masih akan bervariasi (mixed). Kisaran untuk pergerakan indeks berada di 4.800–4.920. Saham yang direkomendasikan adalah ASII, BBRI, BBNI dan MPPA.
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
Selamat menunaikan ibadah puasa ya bagi agan-agan yang menjalankan emoticon-Salaman
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)