alexa-tracking
KATEGORI N icon-pencil-edit BUAT LAPAK
profile picture
Kaskus Holic #161
KDB Daewoo Indonesia Daily Focus (Oct 7, 2015)
Research Team (research@dwsec-id.com)

Market Indicator
JCI: 4,445.8 (+2.35%)
EIDO: 19.68 (+4.13%)
DJIA: 16,790.1 (+0.08%)
FTSE100: 6,326.2 (+0.43%)
USD/IDR: 14,241 (-1.81%)
10yr GB yield: 9.14% (-34bp)
Oil Price: 48.53 (+4.91%)
Foreign net purchase: IDR844.8bn

Market Comment by Taye Shim (taye.shim@dwsec.com)
The JCI has jumped 5.3% QTD (Sep 30~ Oct 6) demonstrating resilience against MSCI World Index +3.5% and MSCI EM Index +3.7% (as of Oct. 6 close Jakarta time). This was largely due to the protracted Fed rate hike expectations. According to Bloomberg consensus, Fed's rate hike this year is now seen with a probability below 50% (to be exact 43%). Yesterday, foreigners net bought Indonesian equities worth IDR844.8bn (largest one-day purchase since July 10). Market price is adjusting to the "no rate this year" scenario. Our view on the local market is under review.
We expect to see mixed trending of the JCI today. Through its latest publication "Adjusting to lower commodity prices (see report http://goo.gl/pQxuqQ)," IMF downgraded the global growth outlook from 3.3% to 3.1% citing that a slowdown in EM is squeezing global growth into its weakest expansions since the GFC. No changes were made to China (6.8% in 2015 and 6.3% in 2016), however, Indonesia was revised down from 5.2% -> 4.7% (2015) and 5.5% -> 5.1% (2016). Yesterday, the World Bank lowered Indonesia's 2016 growth forecast from 5.5% to 5.3%.

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BBRI, ASII, BMRI, BBCA, TLKM
TOP SELL: JSMR, PTBA, SSIA, MIKA, SILO

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBRI, ASII, BMRI, BBCA, TLKM

Daily write up
Energy prices now the focus by Mimi Halimin (mimi.halimin@dwsec-id.com)
-Waiting for a third economic stimulus package
Government is now planning a third round stimulus, which may contain cuts to both fuel prices and electricity tariffs.
-Lower energy prices = more purchasing power
Energy price cuts are expected to directly benefit both the industrial sector and households. It is being reported that state-owned electricity utility PLN may lower electricity tariffs by up to 10%. Unfortunately, the situation regarding fuel price cuts is more unclear. However, lower electricity tariffs may reduce potential increases in product selling prices, helping consumer purchasing power recover.
-Testing the government’s commitment
We hope the government is committed to fixing the economy not just for the short term, but for the long term as well.
profile picture
Kaskus Holic #162
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
profile picture
Kaskus Holic #163
REFRESH PAKET KEBIJAKAN EKONOMI 2015
‪#‎PAKET‬ KEBIJAKAN TAHAP I SEPTEMBER 2015
1. Mendorong daya saing industri nasional melalui deregulasi, debirokratisasi, serta penegakan hukum dan kepastian usaha;
2. Mempercepat proyek strategis nasional dengan menghilangkan berbagai hambatan, sumbatan dalam pelaksanaan dan penyelesaian proyek strategis nasional; dan
3. Meningkatkan investasi di sektor properti.
PENJELASAN LEBIH LENGKAP
1.Penguatan pembiayan ekspor melalui National Interest Account. Proyek yang terpilih harus memenuhi kriteria, ada 6246 kriteria.
2.Penetapan harga gas untuk industri tertentu di dalam negeri.
3. Kebijakan pengembangan kawasan industri.
4. Kebijakan memperkuat fungsi ekonomi koperasi.
5. Kebijakan simplikasi perizinan perdagangan.
6. Kebijakan simplifikasi visa kunjungan dan aturan pariwisata.
7. Kebijakan elpiji untuk nelayan. Adanya konverter yang mengefisienkan penggunaan biaya yang digunakan oleh nelayan.
8. Stabilitas harga komiditi pangan, khususnya daging sapi.
9. Melindungi masyarakat berpendapatan rendah dan menggerakkan ekonomi pedesaan.
10. Pemberian Raskin atau Beras Kesejahteraan untuk bulan ke-13 dan ke-14
SEE MORE
[url]http://setkab.go.id/inilah-pokok-pokok-paket-kebijakan-eko…/[/url]
-----------------------------------------
#PAKET KEBIJAKAN EKONOMI TAHAP II (29 SEPTEMBER 2015)
1. KEMUDAHAN LAYANAN INVESTASI 3 JAM
Untuk menarik penanaman modal, terobosan kebijakan yang akan dilakukan adalah memberikan layanan cepat dalam bentuk pemberian izin investasi dalam waktu tiga jam di KAWASAN INDUSTRI.
2. PENGURUSAN TAX ALLOWANCE DAN TAX HOLIDAY LEBIH CEPAT
Setelah dalam 25 hari syarat dan aplikasi dipenuhi, pemerintah mengantongi keputusan bahwa investasi tersebut dapat menerima tax allowance atau tidak. Sedangkan untuk tax holiday, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memutuskan pengesahannya maksimun 45 hari setelah semua persyaratan dipenuhi.
3. PEMERINTAH TAK PUNGUT PPM UNTUK ALAT TRANSPORTASI
Kebijakan tersebut termaktub regulasi yang telah terbit, Peraturan Pemerintah nomor 69 tahun 2015 tentang impor dan penyerahan alat angkutan tertentu dan penyerahan jasa kena pajak, terkait angkutan tertentu yang tidak dipungut PPN. Pemerintah akan memberikan insentif berupa tidak memungut PPN untuk beberapa alat transportasi, terutama adalah galangan kapal, kereta api, pesawat, dan termasuk suku cadangnya
4. INSENTIF FASILITAS DI KAWASAN PUSAT LOGISTIK BERIKAT
Dengan adanya pusat logistik, maka perusahaan manufaktur tidak perlu impor dan tidak perlu mengambil barang dari luar negeri karena cukup mengambil dari gudang berikat. Rencananya hingga menjelang akhir tahun akan ada dua pusat logistik berikat yang siap beroperasi, yakni di Cikarang terkait sektor manufaktur dan di Merak terkait BBM.
5. INSENTIF PENGURANGAN PAJAK DEPOSITO
Insentif ini berlaku terutama eksportir yang berkewajiban melaporkan devisa hasil ekspor (DHE) ke Bank Indonesia. DHE disimpan dalam bentuk deposito 1 bulan, tarifnya akan diturunkan 10 persen, 3 bulan maka menjadi 7,5 persen, 6 bulan menjadi 2,5 persen dan di atas 6 bulan 0 persen. Jika dikonvert ke rupiah, maka tarifnya 1 bulan 7,5 persen, 3 bulan 5 persen, dan 6 bulan langsung 0 persen.
6. PERAMPINGAN IZIN SEKTOR KEHUTANAN
Perampingan Izin Sektor Kehutanan
Izin untuk keperluan investasi dan produktif sektor kehutanan akan berlangsung lebih cepat. Saat ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan sebanyak 14 izin. Dalam paket kebijakan tahap dua, proses izin dirampingkan menjadi 6 izin . Perampingan ini melibatkan revisi 9 peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
SEE MORE
[url]http://m.tempo.co/…/ini-isi-lengkap-paket-kebijakan-ekonomi…[/url]
-----------------------------------------
#PAKET KEBIJAKAN EKONOMI JILID III (07 OKTOBER 2015)
1.PENURUNAN HARGA BBM, LISTRIK DAN GAS
Harga BBM
– Harga Avtur, LPG 12 kg, Pertamax, dan Pertalite efektif turun sejak 1 Oktober 2015.
– Harga BBM jenis solar diturunkan sebesar Rp. 200 per liter, sehingga harga eceran BBM jenis solar bersubsidi akan menjadi Rp. 6.700 per liter. Penurunan harga BBM jenis solar juga akan berlaku untuk BBM jenis solar non-subsidi.
– Harga BBM jenis premium tetap, yakni Rp. 7.400 per liter (Jawa, Madura, Bali) dan Rp. 7.300 (di luar Jawa, Madura, Bali).
– Berlaku mulai Oktober sampai dengan bulan Desember 2015.
Harga Gas
Harga gas untuk pabrik dari lapangan gas baru ditetapkan sesuai dengan kemampuan daya beli industri pupuk, yakni sebesar USD 7 mmbtu (juta British Thermal Unit). Sedangkan harga gas untuk industri lainnya (seperti petrokimia, keramik, dsb) akan diturunkan sesuai dengan kemampuan industri masing-masing. Penurunan harga gas dimungkinkan dengan melakukan efisiensi di sistem distribusi gas serta pengurangan penerimaan negara, atau PNBP gas. Namun demikian, penurunan harga gas ini tidak akan mempengaruhi besaran penerimaan yang menjadi bagian perusahaan gas Kontrak Kerja Sama.
– Penurunan harga gas untuk industri tersebut akan efektif berlaku mulai 1 Januari 2016.
Harga Listrik
Tarif listrik untuk pelanggan industri I3 dan I4 akan mengalami penurunan sebesar Rp12 – Rp13 per kWh mengikuti turunnya harga minyak bumi (Automatic Tariff Adjustment)
Diskon tarif hingga 30% untuk pemakaian listrik pada tengah malam (23:00) hingga pagi hari (08:00), yaitu pada saat beban sistem ketenagalistrikan rendah.
Penundaan pembayaran tagihan rekening listrik hingga 40% dari tagihan listrik 6 atau 10 bulan pertama, dan melunasinya secara berangsur, khusus untuk industri padat karya serta industri berdaya saing lemah.
2.PERLUASAN WIRAUSAHAWAN PENERIMA KUR
Untuk meningkatkan akses wirausahawan kepada kredit perbankan, melalui program KUR, Pemerintah telah menurunkan tingkat bunga KUR dari sekitar 22% menjadi 12% persen. Pada paket kebijakan ini, para keluarga yang memiliki penghasilan tetap, dipertegas dapat menerima KUR untuk sektor usaha produktif. Dengan kebijakan ini, bank-bank yang menyalurkan KUR didorong melakukan upaya pro-aktif menawarkan kepada yang bersangkutan, sehingga akan meningkatkan peserta KUR sekaligus mendorong tumbuhnya wirausahawan-wirausahawan baru.
3.PENYEDERHANAAN IZIN PERTANAHAN
Di bidang pertanahan, Kementerian ATR/BPN merevisi Permen Nomor 2 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan dan pengaturan Agraria, Tata Ruang dan Pertanahan dalam Kegiatan Penanaman Modal.
Beberapa substansi pengaturan baru yang mencakup beberapa hal seperti: a. Pemohon mendapatkan informasi tentang ketersediaan lahan (semula 7 hari menjadi 3 jam); b. Seluruh permohonan didaftarkan sebagai bentuk kepastian bagi pemohon akan ketersediaan dan rencana penggunaan lahan dan dikeluarkan suratnya dalam waktu 3 jam. c. Kelengkapan perizinan prinsip; Proposal, pendirian perusahaan, alas Hak Tanah menjadi persyaratan awal untuk dimulainya kegiatan lapangan; kemudian Ada persyaratan yang dapat menyusul sampai dengan sebelum diterbitkannya Keputusan tentang Hak Penggunaan Lahan. d. Jangka Waktu pengurusan (Persyaratan harus lengkap):
– HGU : dari 30 – 90 hari menjadi 20 hari kerja (s.d 200 ha) atau 45 hari kerja (> 200 ha)
– Perpanjangan/ Pembaharuan HGU : dari 20 – 50 hari menjadi 7 hari kerja (s.d 200 ha) atau 14 hari kerja (> 200 ha)
– Permohonan Hak Guna Bangunan/ Hak Pakai: dari 20 – 50 hari kerja menjadi 20 hari kerja (s.d 15 ha) atau 30 hari kerja (>15 ha)
– Perpanjangan/ Pembaharuan Hak Guna Bangunan/ Hak Pakai: dari 20 – 50 hari kerja menjadi 5 hari kerja (s.d 15 ha) atau 7 hari kerja (>15 ha)
– Hak Atas Tanah: 5 hari kerja menjadi 1 hari kerja
– Penyelesaian pengaduan: 5 hari kerja menjadi 2 hari kerja
e. Dalam perpanjangan Hak penggunaan lahan yang didasarkan pada evaluasi tentang pengelolaan dan penggunaan lahan (termasuk audit luas) lahan oleh yang bersangkutan tidak lagi memakai persyaratan seperti awal permohonan.
[url]http://ksp.go.id/paket-kebijakan-ekonomi-jilid-iii-solar-l…/[/url]
-----------------------------------------
profile picture
Kaskus Holic #164
25 aturan investasi dari Peter Lynch

1. Investasi itu menyenangkan, bergairah, dan berbahaya jika anda tidak mengerjakan PRmu.
2. Keunggulan anda sebagai investor bukanlah sesuatu yang didapat dari ahli saham di Wall Street. Anda bisa mengalahkan para ahli jika anda berinvestasi di perusahaan yang anda ketahui.
3. Selama 30 tahun terakhir, pasar saham dipenuhi oleh para profesional investor. Berlawanan dengan kepercayaan yang populer, ini membuat lebih gampang investor amatir, anda, untuk mengalahkan pasar jika anda mengacuhkan gerombolan itu.
4. Di belakang setiap saham ada perusahaan. Cari tahu apa yang dia lakukan.
5. Sering tidak ada hubungan antara kisah sukses perusahaan dalam beroperasi dengan kesuksesan saham untuk jangka pendek. Tapi untuk jangka panjang, hubungan ini adalah 100 persen. Dan perbedaan inilah kunci menghasilkan untung. Adalah berharga untuk sabar, dan memiliki perusahaan yang sukses.
6. Anda harus mengetahui apa yang anda miliki, dan mengapa anda memilikinya. "Ini akan segera naik!!!!!" tidaklah termasuk.
7. Lemparan jarak jauh cenderung untuk meleset.
8. Memiliki saham seperti memiliki anak - jangan terlibat dengan jumlah yang melebihi kapasitas anda.
9. Jika anda tidak bisa menemukan perusahaan yang menarik bagi anda, taruhlah uang anda di bank sampai anda menemukannya.
10. Jangan pernah berinvestasi di perusahaan tanpa mengerti keuangannya. Kerugian terbesar datang dari saham dengan laporan keuangan yang jelek. Selalu lihat laporan keuangan untuk melihat apakah perusahaannya kuat sebelum anda mempertaruhkan uang anda.
11. Hindari saham favorit di industri favorit. Perusahaan hebat, di industri yang dingin, konsisten sebagai pemenang.
12. Dengan perusahaan kecil, anda lebih baik menunggu sampai mereka menghasilkan laba sebelum anda berinvestasi.
13. Jika anda ingin berinvestasi di perusahaan yang bermasalah, belilah perusahaan yang memiliki kekuatan bertahan. Dan tunggu signal pemulihannya. Ada industri yang tidak akan pernah membaik.
14. Jika anda berinvestasi $ 1.000 di saham, paling sial anda akan kehilangan $ 1.000, tapi jika anda sabar, keuntungan $ 10.000 atau $ 50.000 menanti anda. "Orang2 biasa" biasa dapat memegang beberapa perusahaan terbaik, sedangkan para fund manager wajib melakukan diversifikasi. Dengan memiliki terlalu banya saham, anda kehilangan keuntungan dari konsentrasi. Diperlukan hanya sedikit saham pemenang untuk menghasilkan keuntungan maksimal seumur hidup.
15. Di setiap industri dan daerah, selalu ada orang amatir yang bisa menemukan perusahaan hebat yang sedang bertumbuh jauh sebelum dilakukan para profesional.
16. Penurunan di pasar saham adalah kepastian seperti badai Januari di Colorado. Jika anda bersiap, ini tidak akan melukai anda. Penurunan adalah kesempatan untuk memungut diskon yang ditinggalkan oleh kepanikan investor yang kabur dari badai.
17. Setiap orang memiliki kecerdasan untuk sukses di saham, tapi tidak untuk mental. Jika anda cenderung panik, anda harus menghindari berinvestasi di pasar saham.
18. Selalu ada yang harus dikuatirkan. Hindari beban di weekend, dan jauhi prediksi para analis. Jual saham hanya ketika fundamental berubah, bukan karena langit jatuh.
19. Tidak ada yang bisa memprediksi suku bunga, masa depan ekonomi, ataupun pasar saham. Jauhi semua ramalan dan konsentrasi saja pada apa yang sedang terjadi di perusahaan yang anda investasikan.
20. Jika anda mempelajari 10 perusahaan, anda akan menemukan 1 yang bagus. Jika anda melihat 50, anda akan menemukan 5. Selalu ada kejutan menyenangkan di pasar saham - perusahaan yang diabaikan oleh para ahli.
21. Jika anda tidak memperlajari perusahaan, rasio sukses anda di pasar saham sama seperti jika anda bermain poker tanpa melihat kartu.
22. Waktu ada di pihak anda ketika anda memiliki perusahaan yang hebat. Yang penting anda sabar menanti - bahkan jika anda melewatkan wall-mart di 5 tahun pertama, adalah saham yang bagus untuk 5 tahun berikutnya.
23. Jika anda ada mental, tapi tidak ada waktu atau kemampuan mengerjakan PR, investasikan dalam reksadana. Diversifikasi menurut keperluan dan jenis reksadananya. Memiliki 6 yang sama bukanlah diversifikasi.
24. Di antara pasar saham utama di dunia, pasar Amerika ada di urutan 8 profit sepanjang 10 tahun terakhir. Anda bisa mendapat lebih dengan berinvestasi pada perusahaan yang bagus di luar negeri.
25. Di jangka panjang, portofolio yang disusun dari saham yang bagus cenderung mengalahkan pasar uang. Di jangka panjang, portofolio yang disusun dari saham jelek tidak akan mengalahkan uang yang disimpan di bawah kasur.
profile picture
Kaskus Holic #165
‪#‎morning‬
Harap-Harap Cemas Menanti Hasil
Jum'at, 09 Oktober 2015
RESPONS terhadap paket kebijakan ekonomi tahap III sebagian besar bernada positif. Tanggapan mengapresiasi datang dari kalangan pengusaha, ekonom, hingga parlemen. Seperti yang dijanjikan pemerintah, kebijakan yang digelontorkan menyasar penguatan daya beli dan insentif lanjutan bagi sektor riil. Harga energi diturunkan, akses permodalan diperluas, dan perizinan makin dipermudah.
Sayangnya, euforia penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah surut. Rupiah mulai melemah lagi. Secara psikologis itu memengaruhi gairah menyambut kebijakan-kebijakan baru pemerintah. Kini, tinggal menanti apakah kebijakan tersebut benar-benar mampu menjadi obat mengatasi kemandekan ekonomi. Hanya dua kemungkinan, yakni berhasil atau gagal.
Tidak bisa tidak, keberhasilan harus dimulai dengan kecepatan dan ketepatan dalam pelaksanaan kebijakan, termasuk kebijakan ikutannya. Sebagai contoh penurunan harga solar. Jika sasaran yang dituju ialah menguatkan daya beli, selayaknya ongkos angkutan umum dipastikan turun, khususnya untuk bus yang merupakan pengguna solar.
Artinya, diperlukan kebijakan ikutan berupa penetapan tarif baru ongkos angkutan bus perkotaan dan antarkota. Contoh lain, diskon harga gas dan tarif listrik untuk industri. Tujuannya tentu saja agar ongkos produksi industri bisa ditekan dengan menurunnya biaya pemakaian energi. Namun, diskon itu akan sia-sia belaka bila kemudian industri kesulitan mendapatkan gas karena minimnya alokasi pasokan.
Sama halnya apabila listrik kerap padam akibat kekurangan daya listrik. Implementasi paket-paket kebijakan menciptakan fundamen ekonomi yang kuat. Itulah yang sedang kita nantikan dengan harap-harap cemas. Berharap mulai dari titik ini, perekonomian berangsur pulih. Kita juga memaklumi tidak ada kebijakan yang sempurna, kebijakan yang dijamin efektif mengatasi persoalan.
Koreksi mungkin diperlukan di tengah jalan. Evaluasi dari hari ke hari menjadi sangat penting. Di sinilah kepekaan pemerintah dalam menjaring aspirasi pelaku usaha dan masyarakat diperlukan. Perlu diingat pula, fokus pada pelaksanaan paket kebijakan bukan berarti menjadi lengah dalam menjalankan tugas yang lain. Kebijakan menguatkan daya beli akan percuma jika laju kenaikan harga-harga kebutuhan pokok tidak terjaga.
Sektor riil sedang membutuhkan dorongan yang kuat untuk bergerak. Tanpa permintaan konsumen yang tinggi, hal itu sulit diwujudkan. Konsumen enggan membelanjakan uang ketika daya beli terkikis oleh inflasi berlebih. Daya beli turut terpangkas oleh suku bunga cicilan pinjaman yang cenderung naik. Gerak ekspansi industri pun terkekang oleh suku bunga tinggi. Di sisi lain, bunga pinjaman tidak bisa turun di tengah ekspektasi inflasi yang meningkat. Ujung-ujungnya kendalikan inflasi agar perekonomian kembali melaju pesat.
(Mediaindonesia)

profile picture
Kaskus Holic #166
Promo Oktober!
Investasi di Pasar Bursa Saham (Bursa Efek Indonesia) kalahkan Inflasi!!
Free buku "The Wolf Of Wall Street" bagi yang buka account Daewoo Securities di bulan Oktober dengan setoran awal minimal 50 jt.
Periode opening account : 8 Okt - 31 Okt 2015
Periode setor dana : 8 Okt - 10 Nov 2015
Hanya berlaku untuk yang buka account di Daewoo Securities cabang Pluit atau dengan staf marketing cabang Pluit.
Buku akan dikirimkan ke alamat rumah / kantor sesuai request nasabah dan tentunya ini jg FREE Ongkos kirim.
*Grab it Fasttttt!!!!
Hub :
Nick - 087882198829
nick@dwsec-id.com
KDB Daewoo Securities
Jl. Pluit Sakti Raya no 31A. Pluit, Jakarta Utara
profile picture
Kaskus Holic #167
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
profile picture
Kaskus Holic #168
Good morning
KopiPagi 12 Oktober
* IHSG ditutup di level 4,589.34 menguat 97.91 poin (+2.18%), masih berpotensi menguat terbatas, waspadai pembalikan arah.
* Sektor energi : HRUM potensi uji target 1040. PGAS breakout dari 3000, target 3600 jangka pendek.PTBA* target 7000-7400
* Sektor farmasi dan barang konsumsi : INDF* potensi menguji area 6000-6100. KAEF* breakout dari 730 menuju 900-910
* Sektor property & konstruksi: ASRI jika breakout dari 405 target berikutnya di 485-500. BEST target di 440. ADHI * range 2050 target 2350
* BSDE waspadai profit taking jangka pendek. CTRA menuju target 1135 sd 1150. CTRS capai target 2200 waspadai profit taking.
* PWON target terdekat di area 440, waspadai profit taking jangka pendek
* Industri pakan ternak : CPIN uji resisten 2480, target berikutnya di 2700.JPFA waspadai profit taking di area 470.
* ASII waspadai profit taking di area 7000. BBNI waspadai profit taking di 5300. BBRI waspadai profit taking di 10550
profile picture
Kaskus Holic #169
emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S) emoticon-Sundul Gan (S)
profile picture
Kaskus Holic #170
Reward vs risk
Pasar saham setiap hari buka. Dan setiap hari selalu naik ataupun turun. Hari ini mungkin lagi bad mood, jadi turun dulu, besok mungkin good mood, jadi naik lagi. Apakah benar seperti itu?
Pertanyaan mengapa saham ABCD turun, mgkn lbh baik ditanyakan pada saat : mengapa saham ABCD naik?
Karena ketika harga naik, sebuah barang yg ada nilainya akan bertambah risknya, dan jika risk naik maka reward turun.
Contoh : sebuah barang harga wajarnya 1000. Dijual di harga 600. Maka potensi reward kita adalah 400. Jika harga bergerak naik ke 800, maka potensi reward kita akan berkurang menjadi 200, alias hilang 50%.
Investor yang logis pasti akan menjual terlebih dahulu untuk menunggu reward bertambah lagi.
Karena itu, mengetahui valuasi sebuah saham adalah terpenting. Beli HP saja kita melakukan riset. Apalagi beli saham demi masa depan yang lebih cerah.
Untuk valuasi saham bisa baca di :
http://goo.gl/6agyom
Jadi, market merah itu baik atau bagus? smile emoticon
Live long, prosper and be happy.
opening account : 087882198829 (call/sms/wa)
profile picture
Kaskus Holic #171
Good morning....
KopiPagi 15 Oktober
* Pasar masih berpotensi terkoreksi, IHSG berpotensi melemah menguji area suport 4277. http://t.co/5ZDPzBldR9
* Bursa hari ini berpotensi terkoreksi menyusul kabar negatif ekspor impor China, dan juga USD yang akan kembali menguat.
* Waspadai pelemahan lanjutan pd saham : ADRO, ASRI, BBNI, BBRI, BBTN, BEST, BHIT, BJBR, BSDE, INTP, JPFA, JSMR, LPCK, PTBA, PWON, KAEF, UNTR.
* Yang harus dilakukan saat ini adalah : tunggu pisau jatuh itu tergeletak, baru boleh diambil lagi.
* Tunggu tanda pembalikan arah untuk membeli kembali saham-saham yang kemarin sudah dijual untuk ambil untung.
profile picture
Kaskus Holic #172
KDB Daewoo Indonesia Embun Pagi (Oct 19, 2015)
Research Team (research@dwsec-id.com)
Market Indicator
JCI: 4,521.88 (+0.32%)
EIDO: 21.23 (+0.19%)
DJIA: 17,215.97 (+0.43%)
FTSE100: 6,378.04 (+0.62%)
USD/IDR: 13,540 (+0.91%)
10yr GB yield: 8.74% (-8bp)
Oil Price: 47.26 (+1.9%)
Foreign net purchase: -IDR86.7bn
Market Comment by Taye Shim (taye.shim@dwsec.com)
Net asing menjual ekuitas Indonesia selama 3 sesi berturut-turut (jumlah IDR450.8bn). Hasil tidak berubah, namun, FX rates meningkat (sekarang di IDR13,540; naik 0,9%). Kami berharap investor untuk tetap absen menjelang pendapatan 3Q15 dan isyarat segar dari pasar. Sementara itu, kami berharap IHSG mengalami perbaikan seiring investor mengambil keuntungan menjelang musim pendapatan 3Q15. Selain itu, kami berharap inisiatif restrukturisasi utang terbaru oleh Trikomsel untuk memicu kekhawatiran default perusahaan potensial di Indonesia (lihat http://goo.gl/iGzMBk). ‪#‎WATCH‬ OUT TODAY ‪#‎Penjualan‬ ritel Cina, produksi industri dan PDB 3Q15 akan dirilis pada pukul 9:00 pagi waktu Jakarta. Penjualan Ritel Sept (cons 10,8% YoY, prev 10,8% YoY). Produksi Industri Sept (cons 6,0% YoY, prev 6.1%). PDB 3Q15 (cons 6,8% YoY, prev 7.0% YoY)
Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BBNI, INTP, UNTR, PGAS, BBRI
TOP SELL: BBCA, KLBF, UNVR, BMRI, ASII
Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBCA, SIAP, TLKM, MIKA, BBRI
Daily write up
Indonesian consumers are becoming health-aware by Taye Shim (taye.shim@dwsec.com)
- Didirikan di 1973, Miwon Indonesia (perseroan) (Not listed) adalah salah satu perusahaan penyedap buatan terbesar di Indonesia. Menurut perseroan, Miwon Indonesia fokus memproduksi Monosodium Glutamate (MSG). Silakan perhatikan tren negatif pertumbuhan pendapatan (lihat gambar), dan di 2014 MI-WON mencatatkan pertumbuhan pendapatan negatif sebesar 8,1% YoY.
- Menurut lembaga makanan Amerika Serikat (US Food and Drug Administration or FDA), MSG adalah garam sodium dari amino asam glutamat yang diproduksi alamiah oleh tubuh, dan di berbagai penyedap makanan. FDA telah menyatakan bahwa MSG dalam makanan adalah aman, namun persepsi publik adalah konsumsi MSG tidak baik untuk kesehatan.
- Kami lihat tren negatif penjualan Mi-WON sebagai fakta penunjang bahwa konsumen Indonesia telah menjadi lebih sadar akan kesehatan. Kami merekomendasikan emiten Kalbe Farma (KLBF/Buy/Tp2,100) dan Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA. Not rated).
Please click here to view full report
Market Headlines
XL Axiata (EXCL IJ) alokasikan capex IDR7tr pada 2016 (Investor Daily)
XL Axiata (EXCL IJ) menyiapkan dana sekitar IDR6,5-7tr untuk belanja modal (capex) tahun 2016. Dana capex akan berasal dari kas internal. Mayoritas capex akan digunakan untuk pengembangan jaringan long-term evolution (LTE) 4G.
PTPP (PTPP IJ) raih kontrak baru IDR16,96tr pada 9M15 (Investor Daily)
PTPP (PTPP IJ) membukukan kontrak baru senilai IDR16,96tr pada 9M15, naik 41,3% YOY. Perseroan menargetkan perolehan kontrak baru senilai IDR27tr pada FY15. Proyek BUMN ditargetkan dapat berkontribusi 42% terhadap target FY15, disusul oleh proyek swasta 39% dan proyek pemerintah 19%.
Wacana PLTN harus berujung (Media Indonesia)
Pemerintah perlu menambahkannuklir di pembangkit listrik untuk menopang gas, panas bumi, dan batu bara. Namun hingga saat ini, belum ada investor yang mengajukan izin membangun PLTN.
Paket Kebijakan V terkait izin di daerah (Media Indonesia)
Menteri Perekonomian mengatakan pemerintah sedang menyiapkan paket kebijakan ekonomi jilid V yang di antaranya membahas deregulasi perizinan di tingkat daerah. Saat ini jumlah izin di daerah masih sekitar 1.200 jenis, sedangkan Jakarta 518 jenis izin. Paket tersebut akan diumumkan paling cepat akhir Oktober 2015.
Konsumsi listrik tumbuh 1.9% (Bisnis Indonesia)
PLN mencatat pertumbuhan penjualan listrik pada Januari-September tahun ini hanya mencapai 1.93% masih di bawah target tahun ini 3%. Padahal, konsumsi listrik pada tahun lalu tumbuh hingga 6.23%.
Aliran dana haram capai USD6.6tr (Bisnis Indonesia)
Di tengah bayang-bayang shortfall pajak setiap tahunnya, Global Financial Integrity mencatat aliran dana illicit yang dihasilkan dari penghindaran pajak dan aktivitas illegal di Indonesia dan dikirim ke luar negeri mencapai USD6.6tr dalam satu decade terakhir.
Hampir seluruh serikat pekerja Indonesia menolak formula baru upah minimum regional/provinsi yang baru diumumkan pada paket ekonomi IV (Kontan)
Hampir seluruh serikat pekerja Indonesia rencana akan menggelar unjuk rasa akhir Oktober ini dengan memblokir jalan tol, pelabuhan dan kawasan industri lainnya sebagai bentuk protes terhadap formula baru penentuan UMP yang diumumkan pada paket ekonomi IV.
Sampai kuartal III-2015, produksi rokok Indonesia turun sebesar 14% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu (Kontan)
Asosiasi industri rokok Indonesia menyatakan bahwa penyebab turunnya produksi adalah kenaikan cukai rokok dan melemahnya daya beli konsumen.